Memahami Cara Kerja Learning Management System

Memahami Cara Kerja Learning Management System

Sistem manajemen pembelajaran atau LMS dapat dianggap sebagai repositori besar yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan melacak informasi di satu tempat.


Setiap pengguna dengan login dan password yang aman dapat mengakses sistem dan sumber belajar online-nya.


Jika sistem di-host sendiri, pengguna harus menginstal perangkat lunak pada hard drive mereka atau mengaksesnya melalui server perusahaan mereka.

Beberapa fitur umum yang ditemukan di LMS yang baik meliputi :

 

Kemampuan social learning

Banyak LMS telah mulai menyertakan tools media sosial dalam platform mereka. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan rekan-rekan mereka, berkolaborasi dan berbagi pengalaman belajar mereka.

 

Gamification


Beberapa LMS menyertakan mekanisme permainan atau fitur gamifikasi bawaan yang memungkinkan instruktur dan admin membuat suatu kursus dengan motivasi dan keterlibatan yang ekstra.


Hal ini dapat membantu siswa yang membutuhkan insentif tambahan untuk menyelesaikan kursus, bisa dalam bentuk papan peringkat, poin, dan lencana.

Otomatisasi


Sistem manajemen pembelajaran harus memungkinkan administrator untuk mengotomatisasi tugas yang berulang.


Contohnya termasuk pengelompokan pengguna, populasi pengguna baru, penonaktifan pengguna, dan pendaftaran grup.

 

Lokalisasi

Penting bagi LMS untuk menyertakan fitur dukungan multibahasa sehingga konten pembelajaran dan pelatihan dapat tetap tidak terpengaruh oleh hambatan bahasa.


Beberapa LMS mengintegrasikan fitur geolokasi yang memungkinkan mereka untuk secara otomatis menyajikan versi kursus yang sesuai segera setelah diakses.

Chat Whatsapp
Dear Client 😊
Please chat here to connect with our Customer Service